Mendikbud : Mutu Pendidikan Harus Sinergis

Di hari Guru Nasional Dan hari PGRI banyak kegiatan dan menjadi agenda tiap daerah dalam menyanangkan masa depan pendidikan untuk anak bangsa. Karean pendidikan adalah hak setiap manusia yang lahir di muka bumi, Manusia tanpa pendidikan, bagaikan tubuh tanpa raga.
Tak punya tujuan yang akan di capai, namun pada akhirnya menjadi insan yang tertinggal dan tidak bermanfaat di masyarakat.

Pendidikan merupakan salah satu kunci dari kemajuan bangsa. Terkait hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik melalui pengajar maupun anak didik.

"Pemerintah sebelumnya harus memenuhi infrastruktur terlebih dahulu. Sehingga tidak ada lagi papan tulis yang bolong-bolong. Kemudian penuhi juga ruang kelas yang interaktif, ada proyektor, komputer, dan peraga pendidikan lainnya," ujar sosiolog Imam B Prasodjo di Kemdikbud, Jakarta, belum lama ini.

Menurut Imam, dengan terpenuhinya fasilitas dan infrastruktur, secara otomatis kompetensi, baik untuk guru maupun siswa akan meningkat.
"Saat ini para guru mengalami dilema yang semakin ekstrem. Sekolah-sekolah di daerah tidak linear, sarjana bahasa Indonesia disuruh mengajar matematika, bukan karena terpaksa tapi memang tidak ada guru lagi," tuturnya.

Guru dan sekolah, imbuh Imam, dituntut untuk memberikan pengajaran moral, karakter, kompetensi, dan lain sebagainya. Sedangkan di sisi lain orangtua lepas tangan dan hanya mengandalkan sekolah yang fasilitasnya juga masih terbatas.

"Untuk mengatasi masalah pendidikan ini tentu pemerintah tak bisa sendiri, tetapi harus secara kolektif. Salah satunya bangun sekolah hybrid, yakni sekolah negeri tetapi dibangun dengan dana gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan," terangnya.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, dengan dibangunnya sekolah hybrid, anak-anak akan merasa bangga terhadap sekolah lantaran punya rasa memiliki.

"Nah sekarang tinggal bagaimana memulainya. Menurut saya kalau menunggu dari atas lama, jadi dilakukan saja langsung oleh masyarakat. Kalau ada guru yang kurang berkompeten, adakan training. Kalau menunggu giliran dari pemerintah 'kan lama, toh saya rasa pemerintah tidak melarang dan justru terbantu," tandasnya.

Demikian informasi ini, segala harapan sebagai pendidik memang selalu ada untuk mendapatkan yang terbaik demi anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.
Download file kebutuhan administrasi yang terdapat di www.dapodik13.blogspot.com. ini di tujukan untuk siapa saja yang berada di lingkungan pendidikan seperti Sd, SMP, SMA, Dan SMK sederajat. Adapun file yang kami bagikan atau mengupload ke google drive ini'berupa file aplikasi excel, file dokumen berbentuk microsoft office. Guna mempermudah mancarian anda, maka kami sediakan file atau aplikasi sebagai bahan referensi sekolah penunjang program guru kelas dan guru wali kelas.

Dan kami ucapkan terimakasih sudah berkunjung di website www.dapodik13.blogspot.com, dan semoga bermanfaat apa yang sudah kami bagikan hari ini.
Adapun file atau dokumen yang kami share diatas semoga saja bisa digunakan untuk melengkapi semua keperluan dan kebutuhan administrasi di sekolah, selain itu juga bisa digunakan sebagai bahan perbandingan atau suatu referensi sesuai dengan keperluan di sekolah kita. Lihat juga file-file yang masih perupakan perangkat administrasi guru dan sekolah yang bisa di download dibawah ini

Administrasi Apliaksi Sekolah

dapodik13

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Mendikbud : Mutu Pendidikan Harus Sinergis"

Post a Comment